9/14/2016

Kaligrafi dari kulit jagung

<
Pada musim panen jagung seperti saat ini, banyak sekali kita lihat limbah kulit buah jagung hasil panen petani yang bertumpuk dan berserakan. Oleh karena itu aku mencoba untuk memanfaatkan limbah kulit jagung tersebut untuk membuat suatu kerajinan tangan daripada hanya terbuang dan dibakar.

Sebenarnya ide ini muncul ketika aku sedang ikut memanen jagung milik orang tua saya di kampung dan saat memetik buah jagung aku melihat dengan teliti tekstur kulit jagung dan warnanya. selain itu juga memiliki serat seperti kertas. pada saat itu juga aku mendapat ide untuk membuat lukisan dari bahan kulit jagung dan saya mencoba membuat itu selang beberapa hari setelah itu.

Apakah semua kulit buah jagung bisa digunakan?
Pada dasarnya semua bisa digunakan. Namun untuk membuat kerajinan tangan dalam bentuk lukisan sebaiknya kulit jagung terlebih dahulu dipilih yaitu yang bersih, warnanya merata dan bebas dari bintik-bintik hitam biasanya kulit jagung bagian tengah sebelum kulit arinya. bentuknya lebih halus dan tidak keras sehingga mudah untuk membentuknya.

Nah percobaan pertamaku aku membuat sebuah kaligrafi dari potongann-potongan kulit jagung yang dipadukan dengan cat air dan ditempelkan di atas sebuah karton. untuk pertama kali aku rasa prosesnya memang terasa ribet dan butuh waktu lama karna selain menempelkan kita juga harus memotong dan menyambungkan kulit jagung tersebut sesuai dengan ukuran sketsa yang kita buat. jadi harus lebih teliti dan sabar.

apa saja bahan yang dibutuhkan untuk membuat kerajinan kulit jagung?

alat dan bahan

  • Kulit jagung
  • pisau
  • gunting
  • Lem

7/26/2016

Menggambar dengan Teknik Pointilism (Zinedine Zidane)

<
Hai sahabat kreatif!!!

Lama tidak menulis atau memposting hal baru, maklum akhir-akhir ini terlalu sibuk jadi kurang ada waktu untuk menulis lagi.


Beberapa waktu yang lalu saya sudah memposting sebuah tulisan mengenai cara menggambar dengan teknik pointilism. Setelah mencoba yang pertama, aku merasa ketagihan untuk mencobanya lagi dan tanpa sengaja ketika membaca koran aku melihat gambar seorang mantan pemain terbaik dari prancis pelatih bola yang sekarang jadi pelatih klub besar spanyol yaitu Real Madrid siapa lagi kalau bukan Zinedine Zidane. Oleh karena itu aku mencoba menggunakan teknik pointilism untuk menggambar sosok zinade tersebut. Namun waktu yang kubutuhkan untuk menyelesaikan sebuah gambar ini lumayan lama hingga mencapai 2 minggu karena aku membuatnya sedikit demi sedikit sesuai dengan suasana hati sehingga tidak terlalu terburu-buru.


Teknik ini cukup rumit dan membutuhkan waktu yang lama dan juga membutuhkan tangan yang kuat karena pasti akan terasa sangat pegal untuk menggambar titik titik hingga menutupi sketsa yang sudah kita buat. Oleh sebab itu yang sabar aja karena menikmati proses itu sangat penting. Langsung saja ini hasilnya.


















Biodata Zinedine Zidane


Nama Lengkap : Zinedine Zidane
Tempat dan Tanggal lahir : Marselle, Prancis, 23 Juni 1972
Tinggi Badan : 183 cm
Posisi Bermain : Gelangdang Serang


Informasi Klub
klub saat ini : Real Madrid (manager)


Karier Junior
1982-1983 : US Saint-Henri
1983-1986 : SO Septemes-les-Vallons
1986-1989 : Cannes


Karier Senior
1989-1992 : Cannes
1992-1996 : Bordeaux
1996-2001 : Juventus
2001-2006 : Real Madrid


Karier Timnas
1988-1989 : Prancis U-17
1989-1990 : Prancis U-18
1990-1994 : Prancis U-21
1994-2006 : Prancis


Karier Kepelatihan
2013-2014 : Real Madrid (asisten manager)
2014-2016 : Real Madrid Castilla (manager
2016-sekarang : Real Madrid.

6/17/2016

Menggambar dengan Teknik Pointilism

<
How to draw Adele with pointilism technique (bagaimana menggambar Adele dengan Teknik Pointilism)


Adele
Hello sahabat kreatif !!!


           Saya baru saja menyelesaikan sebuah gambar yang saya buat dengan teknik pointilism. Sudah tau belum apa itu pointilism?


Awalnya saya tidak tahu apa itu pointilis karna yang saya tau hanyalah sebuah gambar dengan titik-titik, saya sering melihat karya berbentuk seperti ini yang dibuat oleh seniman-seniman profesional baik di dalam maupun di luar negeri dan saya sering melihatnya di media sosial seperti facebook dan instragram. Saya sendiri sangat suka melihat bentuk lukisan seperti ini sehingga membuat saya tertarik untuk mencobanya juga.


Pointilism adalah salah satu aliran dalam seni lukis yaitu berupa titik-titik kecil baik berwarna maupun hitam putih. Titik- titik tersebut akan menghasilkan sebuah bentuk gambar yang sangat indah yang bisa memanipulasi mata kita. Apabila kita lihat dari jarak dekat lukisan ini hanyalah berupa titik-titik, tetapi bila kita melihat dari jarak jauh, titik tersebut bahkan tidak terlihat hanya bentuk gambar saja terlihat.


           Untuk percobaan pertama saya tidaklah menggunakan beragam warna tetapi saya mencoba pointilism hitam putih atau dikenal dengan istilah strippling.


           Adapun media yang saya gunakan ialah selembar kertas berukuran A5, pensil faber castell HB dan sebuah pulpen biasa (disarankan menggunakan drawing pen) karena ini merupakan percobaan pertama saya jadi belum sempat persiapkan alat yang sesuai.


           Objek pertama yang saya coba untuk menggambar dengan teknik ini ialah salah satu foto dari salah satu penyanyi international yang terkenal pemilik lagu yang berjudul “someone like you” siapa lagi kalau bukan Adele.


           Pertama kali saya kurang yakin untuk mencoba apakah saya bisa menggambar objek wajah adele dengan teknik pointilism dan agak ragu sih. Tapi keinginan saya untuk mencoba lebih kuat dari pikiran-pikiran negatif itu yang hanya akan menghambat saya untuk berkarya. Oleh karena itu, saya percaya diri aja kalau saya pasti bisa membuatnya dan apa salahnya mencoba. Takut gagal atau gagal untuk mencoba, silahkan pilih.


Langkah-langkah pembuatannya.


           Sebenarnya menggambar dengan teknik pointilism sama halnya menggambar dengan pensil, bedanya menggambar dengan pensil dengan cara menggores untuk membuat bentuk wajah  sedangkan pointilism menggunakan titik-titik untuk membuat bentuk wajah. Sehingga membutuhkan waktu lebih untuk membuat satu gambar.


           Supaya menghasilkan gambar yang bagus dengan proporsi wajah yang sesuai sebaiknya buatlah sketsa dasar terlebih dahulu dengan menggunakan pensil HB dengan goresan halus dan kabur. Sehingga kita tidak perlu ragu-ragu lagi dalam menabur titik-titik nantinya. Membuat sketsa berguna untuk mempermudahkan proses pembuatan sebuah gambar kita hanya mengikuti garis sketsa saja. Sebagai pemula disarankan untuk membuat sketsa terlebih dahulu karena garis pensil tersebut juga akan tertutupi kok dengan tinta pulpen nantinya. Kalau sudah merasa yakin bisa membuatnya bahkan sketsa dasar tidak diperlukan.


Setelah membuat sketsa, sekarang saya bisa langsung mempraktekkan dengan menggunakan pulpen yang sudah disiapkan.


Bagian pertama yang saya hitamkan terlebih dahulu ialah bagian alis, saya menabur titik-titik di bagian alis sampai terlihat gelap dan menutupi kertas putih. Selanjutnya saya mulai turun kebagian bawah alis atau lingkaran atas mata. Saya menggelapkan bagian tersebut dengan titik-titik dengan memperhatikan bagian yang lebih gelap dan bagian yang terang. Kemudian saya membuat mata dengan mengikuti sketsa yang sudah saya buat sebelumnya. Terlebih dahulu saya mengelilingi bentuk mata dengan titik. Karena bagian atas mata terdapat bulu mata yang tebal sehingga di bagian tersebut titiknya lebih padat dan gelap yang menutupi permukaan kertas. Setelah itu barulah saya membuat bola mata hitam dengan menutupi permukaannya kecuali bagian bias cahaya yang ada di mata tersebut. Untuk mata putihnya saya hanya menitikkan tinta jarang-jarang seadanya saja sehingga warna putih lebih dominan.
Selesai bagian mata saya melanjutkan bagian hidung dan bibir dengan memperhatikan tingkat kegelapannya sehingga hidung dan bibir tidak terlihat rata, namun juga terdapat bayangan-bayangannya.


Apabila mata, hidung dan bibir sudah selesai, untuk bagian wajah lainnya seperti dahi, pipi dan dagu cukup buat titik seadanya saja kecuali bagian samping pipi dan dagu dan leher yang harus ditambahkan kegelapannya sehingga wajah terlihat hidup.


Sekarang barulah kita menuju ke bagian yang sangat melelahkan yaitu membuat rambut dan baju. Mengapa saya bilang melelahkan? Karena di bagian rambut lah yang membutuhkan banyak waktu untuk membuatnya, bagaimana dengan titik demi titik harus bisa menutupi semua permukaan karena rambut merupakan bagian paling hitam di antara yang lainnya. Oleh karena itu latihlah kesabaranmu membuatnya. Yang terpenting ialah menikmati setiap proses yang kita lalui. Kalau dipaksakan hanya akan membuat kita lelah dan pegal jadi pelan-pelan saja.


Untuk membuat sebuah gambar ini saya telah menghabiskan 3 hari proses pembuatannya. Lumayan lama bukan? Karena saya ingin mendapatkan hasil yang bagus dan mendapatkan kepuasan. Oleh karena itu saya membuatnya dengan hati-hati dan memperhatikan detail setiap bagiannya. Titik demi titik saya taburkan sehingga menghasilkan gambar seperti yang saya harapkan.


Menurut saya menggambar dengan teknik pointilism merupakan salah satu cara yang paling ampuh untuk melatih kesabaran, mengisi waktu luang ketika tiada kegiatan yang bisa kita lakukan. Sebab, membuat jutaan bahkan miliyaran titik ialah suatu hal yang sangat membosankan dan bisa membuat pegal seluruh badan apalagi pergelangan tangan. Di samping itu kita juga melakukan gerakan yang sama dan berulang dalam jangka waktu yang panjang. Namun seperti yang saya bilang tadi ialah nikmati aja setiap prosesnya pasti hasilnya akan memuaskan dan rasa lelah pun terbayarkan.

    Selamat mencoba kawan, tingkatkan kreativitasmu. semoga artikel ini bisa bermanfaat dan bisa memotivasi kamu untuk mencoba teknik ini juga. Terima Kasih


Salam Kreatif


Huslein Slash